Ketua Umum LSM Lantera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara yang sering disebut LSM Lipan Indonesia menyoroti dan sangat menyayangkan pengucuran anggaran atas pekerjaan Preservasi Jalan dan Jembatan batas Maros Pangkep atau yang kita kenal dengan mana jembatan Pute.
Ketua Umum Lipan Indonesia Muh Natzir Azis atau biasa disapa Tetta Joa " sangat dan sangat tidak masuk akal bagi saya pribadi pekerjaan Preservasi jembatan itu menghabiskan anggaran sampai 10 Milyar jika kita melihat kondisi pekerjaan yang ada sekarang di lapangan."
Alasan Pekerjaan yang tak masuk akal karena anggaran yang disiapkan 13.2 M oleh Balai jalan Nasional. Kalau jembatan pute itu di robohkan dan di buat struktur baru. Itu baru cocok dengan anggaran 13. 2 Milyar.
Ketua Umum Lipan menyampaikan Selain jembatan Pute kami juga menyoroti banyaknya jalan yang retak retak serta berlubang arah kab Maros dan Pangkep yang mana seakan akan tidak di hiraukan oleh Balai jalan Nasional, setau kami bahwa ada biaya operasional untuk pemeliharaan jalan, dan biaya itu ada setiap tahunnya, dikemanakan anggaran tersebut kalau sampai jalan yang lubang dan retak itu tidak diperbaiki. Kondisi ini sudah hampir 2 tahun tidak mendapat pehatian.

0 Komentar