About Me

header ads

Pupuk Urea bersubsidi Langka Ketua Umum Lipan Indonesia perintahkan Jajaran DPD Lipan Se Indonesia Lakukan Pemantauan..

Wattangpone 04 November 2021
Seiring banyaknya keluhan masyarakat  terkait pupuk Urea yang besubsidi langka di beberapa kabupaten yang membuat masyarakat petani ada yang mengeluh bahkan sampai menjerit, sehubungan pengaduan tersebut akhirnya  Ketua Umum Lipan Indonesia  turun Langsung ke lapangan mantau  kondisi pupuk yang langka,  dalam perjalanannya ketua umum di dampingi oleh Abd Rauf selaku anggota devisi Evaluasi dan pengkajian DPP Lipan Indonesia . 

Perjalanan ini kami sudah tempuh sudah hampir 1 bulan lamanya mulai bulan oktober sampai desember ini kata rauf,  kami mulai sisir dari kab Sidrap, Pangkep, Sinjai dan Bone, sesuai kebiasaan kami di Lipan,  kita akan mengambil  sempling  agar kita bisa tau apa kendala di lapangan dan apa sebabnya pupuk urea bersubsidi bisa.langka di tengan masyarakat.

Untuk sementara kami akan sisir di tingkat pengecer terlebih dahulu untuk mengetahui seberapa banyak kebutuhan pupuk di setiap desa atau kecamatan. Setelah itu kami ke distributor dan agen. Serta ke dinas pertanian Propinsi Sul sel.  Kita akan mencoba mencarikan solusi masyarakat terkait susahnya pupuk urea bersubsidi  didapatkan kata Rauf.

Menurut Pak Hasan Basri salah satu  pengecer pupuk di kab bone khususnya kec Kajuara menyampaikan  memang agak susah sekarang Pupuk Urea apalagi yang bersubsidi  Pak  karena dibatasi jumlahnya sementara kebutuhan petani sangat banyak jika sesuai aturan pemakain pupuk dalam perhektarnya,  makanya kami sebagai pengecer hanya mengatur bagaimana kelompok tani semua bisa dapat walaupun sedisit sedikit yang penting semua dapat.
Dalam perjalannya memantau kelangkaan pupuk  bersubsidi,  Ketua Umum lipan indonesia  meminta seluruh anggota DPD Lipan se Indonesia untuk  memantau kelangkaan pupuk di tengah masyarakat,  saya berharap semoga tidak ada orang yang manopoli  atau orang yang menimbun pupuk urea yang bersubsidi ini, jika ada yang kami temukan  kami tidak akan segan segan melaporkan persoalan ini ke Aparat Penegak Hukum Kasihan masyarakat sudah menanam lantas tidak dipupuk karena alasan tidak ada pupuk  Kata Natzir Azis.



Posting Komentar

0 Komentar