About Me

header ads

ketua Umum Lipan Indonesia Minta PILKADES ditunda Jika Vaksin jadi syarat bagi pemilih.


Dalam rangka kunjungan safari  Ketua Umum Lipan Indonesia yang didampingi oleh Tim Kerja Lipan Indonesia  sempat mengunjungi beberapa daerah di kab takalar, karena beberapa hari menjelang Pilkades di beberapa daerah  ada yang mengganggu  fikiran dan benak masyarakat, dan sudah dianggap sangat meresahkan , setelah di konfirmasi balik ternyata  masalahnya  di syarat untuk ikut memilih calon kepala Desa  yaitu harus memperlihatkan kartu vaksin. Kalau tidak pernah di vaksin tidak bisa ikut memilih kepala Desa.  




Seperti di kabupaten takalar kami sempat diperlihatkan surat edaran  yang isinya bahwa syarat pemilih calon kepala desa harus ada sertifikat vaksin atau sudah melakukan Vaksin. Permasalahan ini disampaikan oleh  Salah seorang tokoh masyarakat takalar lama dg ngalle,  Yang menjadi pertanyaan seberapa banyak masyarakat di suatu desa atau calon pemilih pemilih yang sudah melakukan Vaksin. Kalau banyak alhamdulillah bisa di kategorikan sukses pelaksanaan  pilkades, jika masyarakat satu desa kurang yang di Vaksin misalnya cuman ada 25 orang masa hanya itu saja yang harus memilih dan hasilnya untuk memenangkan calon kepala Desa. Kenapa kami minta di tunda karena masih banyak masyarakat dibeberapa desa belum di Vaksin.

Selaku ketua umum Lipan Indonesia Muh Natzir Azis  akhirnya angkat bicara "  sebenarnya tujuan bagus, seharusnya syarat itu di berlakunya bagi calon kepala Desa bukan pemilih, atau mungkin ada baiknya pelaksanaan Pilkades di tunda dulu. Atau panitia pelaksana kabupaten  mencabut surat Edaran yang mempersyaratkan pemilih harus yang sudah Vaksin." Ini demi ramainya pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa. Ini pesta demokrasi buat rakyat Biarkan rakyat menikmatinya. 


yang penting tempat pemilihan kepala desa melaksanakan Protokol kesehatan jaga jarak pakai masker dan cuci tangan .


 

Posting Komentar

0 Komentar