Sudah hampir 3 tahun kasus rumah sakit sultan dg raja bulukumba sudah dilaporkan oleh lsm lipan sul sel ke kejaksaan tinggi sul sel tapi sampai saat ini hasil belum di publikasikan oleh pihak kejaksaan tinggi.
Pembangunan rumah sakit yang di bangun menggunakan anggaran atau dana pinjaman PIP dari kementrian sebesar kurang lebih RP 80 milyar yang terdiri dari 72 M untuk pembangunan fisik RP 8 M untuk alat kesehatan.
Pembanguan mengalami keterlambatan dan dilakukan perpanjangan waktu 3 kali serta bangunan mengalami keruntuhan pada talang air beton.
Ketua lsm lipan sul sel mengatakan dari hasil investigasi selama kurang lebih 3 bulan menduga adanya kerugian negara sekitar 15 Milyar dari proyek pembangunan rumah sakit sultan dg raja bulukumba.
Lsm lipan sul sel berharap pihak kejaksaan tinggi serius menangani kasus yang kami ajukan. Untuk membuktikan penegakan hukum di sul sel.

0 Komentar